Assalamu‘alaikum wr. wb.
Halo gais! Saat ini banyak sekali Anak-anak yang bermain Lato-lato, baik itu di Perdesaan/Perkampungan maupun di Perkotaan. Banyak sekali saya temukan Anak-anak yang bermain Lato-lato sehingga memicu Suara Berisik yang berbunyi "TOK! TOK! TOK! TOK!". Sebenarnya, tidak hanya Anak Kecil saja yang suka Lato-lato, tapi Orang Dewasa pun juga ikut bermain demi Konten di Media Sosial. Apa sih yang membuat Lato-lato Populer? Mari kita simak baik-baik pada Artikel ini.
Sumber Artikel : Detik.com dan Yoursay.Suara.com
Lato-lato menjadi viral dan menjadi perbincangan banyak orang saat ini, permainan yang sering mengeluarkan suara gaduh ini banyak diperbincangkan ketika Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat memainkannya waktu berkunjung ke Subang, alhasil berita tersebut kemudian cepat menyebar dan menjadi satu trend baru saat ini.
Lantas siapa yang memopulerkan kembali permainan ini hingga viral? Akademisi Unair dari Program Studi Ilmu Sejarah Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari memiliki jawabannya.
Pada awalnya ia menjelaskan bahwa kepopuleran permainan lato-lato berkaitan dengan salah satu sifat manusia Homo Ludens. Secara khusus, makhluk yang suka bermain dan cenderung bermain secara individu akan berubah dari waktu ke waktu.
"Masing-masing zaman atau era selalu punya Zeitgest atau yang kita sebut sebagai jiwa zaman. Kebetulan, sekarang permainan Lato-lato," kata Ikhsan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/1/2023 | 15/6/1444).
Lantas siapa yang memopulerkan kembali permainan yang dahulu pernah populer di berbagai negara, hingga memunculkan kebijakan pelarangan atas dampak-dampak berbeda yang telah ditimbulkan.
"Siapa yang menyebabkan permainan tersebut populer? Salah satunya produsen media permainan anak. Dan saya kira hal ini akan berulang pada waktu mendatang," ujar Ikhsan.
Sebenarnya, kata Ikhsan, permainan Lato-lato bagi anak-anak nilainya sama. Sama seperti permainan lainnya, permainan Lato-lato mengandung nilai pleasure, interaktif dan kompetitif.
Menurutnya, salah satu faktor yang membuat permainan lato-lato ini kembali populer adalah momentum. Khususnya masa pasca pandemi ketika anak-anak dapat tetap bermain sambil berinteraksi tatap muka dengan teman-temannya.
"Lato-lato ini viral setelah pandemi. Anak-anak bisa berinteraksi sehingga permainan tersebut menjadi media interaksi bagi mereka. Di samping itu, ada nilai kompetitif dalam permainan itu sehingga muncul perlombaan dan sebagainya," katanya.
Tentu faktor lain yang membuat lato-lato menjadi viral adalah media sosial. Dengan adanya jejaring sosial, nilai-nilai yang terkandung dalam game ini dapat menyebar sehingga membuat banyak orang penasaran untuk mencoba sensasinya.
"Namun, kebertahanan sebuah permainan sangat ditentukan dengan kemunculan permainan-permainan berikutnya. Sehingga, permainan lato-lato akan bertahan hingga permainan baru lainnya muncul dan menjadi tren di era selanjutnya," jelasnya.
Kepopuleran Lato-lato juga menjadi sebuah trend yang kini banyak dipergunakan untuk menjadi sebuah konten di media sosial lainnya, seperti Tiktok, Facebook, Instagram bahkan YouTube, ini semua tidak bisa lepas dari kekuatan pemakai media sosial. Pengguna internet yang dengan mudah membagikan video permainan lato-lato yang sekarang sering diputar di berbagai laman media di Indonesia, dan beberapa alasan mengapa lato-lato bisa populer di Indonesia dan dunia maya adalah :
1. Permainan Unik
Keunikan permainan ini bisa dilihat dari cara permainannya dan suara yang dihasilkan memberikan kesan tersendiri dan menjadi fitur yang tidak terdapat pada permainan lainnya yang sejenis seperti Lato-lato tersebut.
Permainan yang diklaim berasal dari benua Amerika dan Eropa ini muncul pertama kali pada Tahun 1960-an dan kemudian populer pada tahun 1970-an, sedangkan di Indonesia sendiri, permainan Lato-lato baru kemudian terkenal di kalangan anak-anak saat itu pada tahun 1990-an dan kembali meledak karena viral pada Tahun 2020 akhir.
2. Disukai Anak Kecil
Bentuknya yang sederhana dan kemudahan dalam memainkannya menjadikan lato-lato favorit baru untuk menemani waktu bermain anak-anak masa kini, meski hanya sementara karena pengaruh tren masa kini.
Namun, itu menjadi bukti bahwa waktu bermain anak-anak kecil tidak dapat dipisahkan, dan Lato-lato kemudian berperan untuk membantu anak-anak lebih banyak bereksperimen dengan Permainan Jadul yang penuh dengan efek suara di sana. Juga, untuk mengurangi Anak-anaknya bermain Ponsel dan Game Online.
3. Bisa dimainkan Semua Kalangan dan Usia
Permainan Lato-lato tidak mengenal membeda-bedakan Usia, Jenis Kelamin (Gender) bahkan Semua Umur bisa memainkan permainan yang terdengar istimewa ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya Pemain Lato-lato dari segala Usia dan Kalangan, baik itu Pelajar, Mahasiswa, Guru/Dosen atau bahkan Selebritis.
Keuntungan dari permainan kecepatan tangan ini dapat dimainkan oleh semua kalangan dan semua umur. Tak heran jika popularitas Lato-lato cepat menyebar, meski banyak orang mengklaim bahwa permainan tersebut menghasilkan suara yang membuat lingkungan menjadi tidak nyaman.
Itulah tadi alasan mengapa permainan Lato-lato bisa viral di dunia maya dan media sosial. Kenikmatan yang tercipta saat memainkan game ini kemudian bisa menjadi candu tersendiri, karena suara yang dihasilkan memberikan nuansa tersendiri bagi pendengarnya. Namun, banyak orang yang terganggu dengan kebisingan terkadang menjadi kurang nyaman saat bermain berjam-jam saat orang lain sedang Istirahat. Makanya, sekarang beberapa Sekolah sudah melarang Murid-muridnya bermain Lato-lato.
VIDEO
Simak beberapa Video YouTube di bawah ini tentang Permainan Lato-lato.
Andai saja kalau Permainan Lato-lato sudah populer dari Tahun 2018 atau 2019, mungkin saat saya masih SMP atau SMA, sehingga bisa bermain Lato-lato. Sedangkan, Lato-lato saja baru populer saat saya sudah menjadi Mahasiswa karena baru Booming di Awal Tahun 2023 ini. Karena, yang paling saya temui kebanyakan Anak-anak TK dan SD yang bermain Lato-lato.
Terima Kasih 😄😘👌👍 :)
Wassalammu‘alaikum wr. wb.


Post a Comment