Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H! Inilah Imbauan MUI soal Perayaan Idul Fitri di Tengah Pandemi COVID-19 dan juga Tips Melakukan Silaturahmi Secara Online Saat Pandemi COVID-19

Assalammu‘alaikum warramatullahi wabarakatuh.

Sebelum itu marilah kita berpujI kepada Allah SWT dan menjunjung Nabi besar Muhammad SAW.


Minal ‘Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin ....

Tapi sebelum itu,  Inzaghi's Blog Mengucapkan "Minal ‘Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin" Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, semoga kita akan terus diberikan Ampunan, Kemenangan dan Amal Ibadah selama Bulan Ramadhan oleh Allah swt. Aamiin yarrabbal ‘alamin.




Dan Lebaran Idul Fitri untuk Tahun ini, Pelaksanaan Shalat Ied ditiadakan, dan juga kita dilarang untuk melakukan berpergian seperti Mudik. Karena Pemerintah RI, Kemenag RI dan MUI telah memberikan Imbauan agar kita terhindar dari ancaman Virus Corona (COVID-19) saat melakukan Perjalanan Mudik dan juga melaksanakan Shalat Ied berjamaah baik di Masjid maupun di Lapangan. Dan inilah Penelasannya dari Inzaghi's Blog.

IMBAUAN MUI TENTANG PERAYAAN IDUL FITRI DI TENGAH PANDEMI

Sumber Artikel : Kompas.com

Bulan Ramadhan tidak terasa berjalan begitu cepat dan akan segera meninggalkan Umat Muslim. Di Bulan Ramadhan, terdapat begitu banyak Amalan dan Pahala yang bisa didapatkan. 

Puncak dari Ibadah Puasa di bulan Ramadhan ialah Hari Raya kemenangan atau Idul Fitri. Pada Hari Raya Idul Fitri pada Tanggal 1 Syawal, Umat Muslim di sunahkan untuk melaksanakan Shalat Ied. Kebiasaan masyarakat di Indonesia selama ini, setelah Shalat Id Umat Islam saling memberi dan meminta Maaf kepada sanak Saudara atau Tetangga dengan bersalam-salaman dan saling mengunjungi. Namun bagaimana halnya jika Perayaan Idul Fitri dilakukan saat Pandemi Corona COVID-19?

Tidak saling Mengunjungi

MUI mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan acara saling mengunjungi. Ha itu ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas. Seperti diketahui, kegiatan saling mengunjungi adalah budaya atau adat dari masyarakat Indonesia bila Hari Raya Idul Fitri telah tiba. 

"Kenapa kita imbau untuk sementara waktu tidak saling mengunjungi, karena hal ini jelas sangat berisiko tinggi, di tengah Pandemi COVID-19," kata Anwar Dianjurkan bagi masyarakat untuk tidak melakukan beberapa tradisi-tradisi di atas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya sesuai Anjuran Pemerintah untuk tidak Berkerumun dan selalu menjaga jarak guna menghindari meluasnya Penyebaran Virus Corona.

Tak perlu Bersalam-salaman

Anwar menjelaskan, di masa Pandemi seperti ini boleh untuk tidak melakukan Salam-salaman. Pasalnya, usaha Menjaga dan Melindungi diri masing-masing agar tidak jatuh ke dalam hal-hal yang akan membahayakan Kesehatan adalah hal yang lebih utama. 

"Apalagi dalam agama menjaga diri untuk tidak terjatuh ke dalam bencana dan malapetaka itu hukumnya adalah Wajib, sementara bersalam-salaman itu hukumnya hanya Sunah," jelas Anwar. Adapun sebagai gantinya agar Tali Silaturahmi tetap terjalin, imbuh Anwar, masyarakat dapat melakukannya melalui Telepon, SMS, WhatsApp, Video Conference, dan Media Komunikasi lainnya.

Dalam sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa : "Bila ada dua orang muslim yang bertemu lalu mereka berjabat tangan maka dosa keduanya sudah diampuni sebelum mereka berpisah." Oleh sebab itu, bersalam-salaman di dalam Agama Islam adalah suatu hal yang terpuji dan baik.

Shalat Ied di Rumah

MUI juga sebelumnya telah mengeluarkan Fatwa tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Fitri saat Pandemi COVID-19. Fatwa itu diterbitkan pada Hari Rabu (13/5/2020 | 20/9/1441). Dalam Fatwa tersebut, MUI menyebutkan bahwa Shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan di Rumah jika seseorang berada di kawasan dengan Penyebaran COVID-19 yang belum terkendali.

"Shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan di Rumah dengan Berjamaah bersama Anggota Keluarga atau secara Sendiri / Individual, terutama jika ia berada di kawasan Penyebaran COVID-19 yang belum terkendali," demikian bunyi Petikan/ Kutipan Fatwa Nomor 28 Tahun 2020 itu. 

Sementara itu, jika Umat Islam berada di kawasan dengan tingkat penularan COVID-19 yang sudah terkendali, Shalat Idul Fitri dapat dilaksanakan secara Berjemaah di Masjid, Mushala, Tanah Lapang, atau tempat lainnya. Daerah ini misalnya Kawasan Perdesaan atau Perumahan terbatas yang Homogen, tidak ada yang terkena COVID-19 dan tidak ada keluar masuk orang. Pelaksanaan Shalat Idul fitri, baik di Masjid maupun di Rumah, harus menerapkan Protokol Kesehatan dan mencegah terjadinya potensi Penularan COVID-19.

Adapun Tatacara yang telah disepakati oleh MUI, adalah sebagai berikut : 




TIPS MELAKUKAN SILAHTURAMI SECARA ONLINE SAAT LEBARAN DI TENGAH PANDEMI


Sumber Artikel : Tirto.id

Lebaran tahun ini akan terasa berbeda karena masyarakat diharuskan untuk tetap berada di Rumah untuk memutus Rantai Penyebaran Virus Corona. Jika biasanya Lebaran menjadi momen untuk berkumpul dengan Keluarga Besar dan mengunjungi Kerabat serta Sahabat, Tahun ini kebiasaan itu tidak bisa kita lakukan.

Meski begitu, Anda tidak akan kehilangan Momen Lebaran dengan memanfaatkan Teknologi yang ada. Sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, ada baiknya untuk menyiapkan diri dan mengetahui cara Bersilaturahmi lewat Dunia Digital.

Berikut sejumlah Aplikasi dan Layanan Digital yang dapat dimanfaatkan menjelang dan pada saat Lebaran : 

1. Aplikasi kartu ucapan Lebaran

Kartu Lebaran umumnya dikirimkan kepada Relasi, Teman dan Saudara menjelang Lebaran. Pengiriman Kartu Lebaran melalui Kantor Pos biasanya mulai Ramai 2 Pekan sebelum Lebaran.

Pada saat PSBB seperti sekarang ini, Anda dapat memanfaatkan Kartu Lebaran Digital untuk mengirim ucapan Hari Raya kepada Keluarga atau Kerabat. 

Melalui Kartu Ucapan Digital tersebut, Anda bisa mendesain sendiri Kartu Ucapan Lebaran dengan beberapa Aplikasi. Anda dapat menggunakan kata kunci "Lebaran" untuk mencari Aplikasi-aplikasi tersebut dan setidaknya ada 4 Aplikasi Kartu Ucapan Lebaran di Play Store. 

Aplikasi-aplikasi tersebut umumnya menghadirkan template Ucapan Lebaran, dengan Frame berhiaskan Gambar Masjid, Beduk dan Ketupat. Anda dapat menyisipkan Foto dalam kartu tersebut, dan menghiasnya dengan Teks serta Ikon yang telah tersedia. 

Aplikasi Kartu Ucapan Lebaran ini bisa jadi Alternatif Kartu Ucapan Lebaran yang biasa dikirim secara Konvensional. Kartu Ucapan Lebaran ini juga cocok dikirimkan lewat Facebook, Twitter, WhatsApp atau Instagram.

2. Stiker/GIF

Jika Kartu Ucapan Lebaran dirasa terlalu kaku, Anda bisa menggunakan cara lainnya untuk bersilaturahmi adalah saling berkirim Stiker maupun GIF di Aplikasi Pesan Instan atau di Media Sosial.

Salah satunya, lewat Instagram, Anda dapat memanfaatkan GIF yang tersedia. Tinggal ambil atau pilih Foto atau Video yang diinginkan, kemudian klik Ikon GIF. Setelah itu, ketik "Lebaran" atau "Idul Fitri" pada Kolom Pencarian, untuk mendapatkan GIF dengan Tema tersebut. 

Selanjutnya, Anda dapat mengunggahnya di Instagram untuk Konten Stories dengan menyertakan Akun Teman-teman Anda. Atau, Anda juga bisa menyimpannya untuk kemudian dibagikan pada Obrolan Grup dalam Platform Instan atau dikirim secara Personal.

Selan itu, Anda juga dapat memanfaatkan Stiker di WhatsApp untuk Bersilaturahmi. Jika Stiker di WhatsApp dirasa kurang bertema Lebaran, Anda dapat mengunduh Aplikasi Stiker khusus bertema Lebaran di Play Store. 

Ada Aplikasi "Stiker Lebaran Idul Fitri 2020" yang dikembangkan oleh Molehoy. Ada pula Aplikasi "Stiker Puasa, Lebaran dan Muslimah" yang dikembangkan oleh Jaya Perkasa Abadi.

3. Panggilan Video

Tidak ada yang menggantikan pengalaman bersilaturahmi secara Tatap Muka. Meski saat ini tidak dapat dilakukan secara langsung, Anda dapat melakukannya secara Virtual dengan memanfaatkan sejumlah Aplikasi dan Layanan dari Perusahaan Teknologi. 

Sejumlah Perusahaan Raksasa mengembangkan layanan Konferensi Videonya selama Pandemi melihat peningkatan penggunaan yang signifikan karena orang-orang harus berada di Rumah guna memutus Rantai Penyebaran Virus Corona, yang tentunya dapat dimanfaatkan saat Lebaran. 

Aplikasi Pertama yang menjadi Rekomendasi adalah WhatsApp, karena mudah digunakan dan relatif semua orang memiliki aplikasi tersebut. Facebook telah memperbarui jumlah peserta WhatsApp yakni 8 Orang, sehingga dapat digunakan untuk bersilaturahmi dengan keluarga. 

Jika Anda ingin bersilaturahmi dengan keluarga besar, maka Google Duo bisa menjadi alternatif. Bulan lalu, Google bahkan telah meningkatkan jumlah orang yang dapat terlibat dalam Panggilan Videonya dari delapan menjadi 12 Orang.

Hal lain yang menjadi nilai tambah untuk Google Duo, tidak perlu mendaftar untuk menggunakannya, karena sebagian besar pengguna Ponsel Android memiliki akun Google, dan Aplikasi Duo biasanya juga terinstal pada Perangkat Android, sehingga tidak perlu repot untuk mengunduh. 

Namun, jika Anda ingin bersilaturahmi dengan lebih banyak orang sekaligus, misalnya Teman sekelas atau Rekan kerja Satu Divisi, Anda dapat menggunakan Messenger Rooms milik Facebook, memungkinkan Anda membuat ruang untuk menyelenggarakan Panggilan Video gratis yang dapat menampung hingga 50 Orang tanpa batas waktu. 

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan Aplikasi Konferensi Video Zoom, tapi perlu diingat bahwa batas untuk Panggilan Grup hanya 40 Menit. Untuk membuat ruang percakapan di Zoom cukup mudah, Anda dapat mengunduh Aplikasi Zoom, Daftar lalu Masuk, kemudian pada Fitur Meetings Anda dapat dengan mudah mengirimkan Undangan dan memulai Pertemuan. 

Selain beberapa aplikasi tersebut, baru-baru ini, Platform Pesan Instan LINE juga menambah Kapasitas Peserta Panggilan Video hingga 200 orang dan mungkin Aplikasi ini juga bisa jadi salah satu pilihan bagi Anda.

Untuk melihat Postingan Artikel terdahlu di Blog ini, silahkan lihat di sini.


Meskipun Lebaran Tahun ini sedang dilanda Musibah, yaitu merebaknya Virus Corona (COVID-19), akan tetapi tidak mengurangi kita untuk bersemangat untuk beribadah dan bersilahturami.

Minal ‘Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Wabillahit-tafik wal-hidaiyah,

Wassalammu‘alaikum warramatullahi wabarakatuh.

Ads